BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Tranfusi Darah dilakukan UNTUK mengembalikan Jumlah
pendarahan setelah perdarahan Berat / Hebat, sel darah merah
mengembalikan. . Dan Dalam, melakukan tindakan tersebut Dibutuhkan ketelitian
murah juga dapat beresiko kewaspadaan KARENA Tinggi Sampai salah jika Tranfusi Darah
Dalam, pemberian Prinsip Umum Terapi tranfusi darah - merupakan faktor
Utama UNTUK Memperbaiki Kualitas Hidup mempertahankan murah. BAGI pasien
penderita kanker, Gangguan hematoligi, Cedera (trauma) murah pembedahan
walikota. Meskipun Result trus dapat membahayakan Ingat.
B. Rumusan
Masalah
Adapun rumusan Masalah Dari Penulisan
makalah ini adalah :
- Apa pengertian Tranfusi Darah?
- Apa indikasi Tranfusi Darah?
- Apa Aturan Umum tranfusi darah UNTUK lengkap?
- Apa Saja tipe trombosit?
- Apa Saja Yang Peralatan murah perlengkapan digunakan UNTUK tranfusi?
- Apa protokol pemberian pendarahan murah Komponen darah?
- Apa Yang dilakukan PADA SAAT memulai tranfusi darah?
- Tips Mengatasi Masalah apa?
- Apa Yang dilakukan pasca transfusi?
- Bagaimana Reaksi tranfusi penetalaksanaan?
- Bagaimana cara kerja murah Persiapan alat Tranfusi Darah PADA?
- Bagaimana Persiapan pelaksanaan Tranfusi Darah murah?
- Bagaimana Asuhan Tranfusi Darah Keperwatan?
C. Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan Penulisan makalah ini Dari adalah:
Adapun tujuan Penulisan makalah ini Dari adalah:
1.
Dapat mengetahui pengertian Tranfusi Darah
Dari?
2.
Dapat mengetahui indikasi Tranfusi Darah?
3.
Dapat mengetahui tranfusi darah UNTUK
lengkap?
4.
Dapat mengetahui tipe trombosit?
5.
Dapat mengetahui murah Perlengkapan Peralatan
Yang digunakan UNTUK tranfusi?
6.
Dapat mengetahui protokol pemberian
pendarahan murah Komponen darah?
7.
Dapat mengetahui PADA SAAT Yang dilakukan
tranfusi darah memulai?
8.
Dapat Mengatasi Masalah kiat mengetahui?
9.
Dapat mengetahui Yang dilakukan pasca
transfusi?
10.
Dapat mengetahui penetalaksanaan Reaksi
tranfusi?
11.
Dapat mengetahui cara kerja murah Persiapan
alat Tranfusi Darah PADA?
12.
Dapat mengetahui Persiapan pelaksanaan
Tranfusi Darah murah?
13.
Dapat mengetahui Asuhan Tranfusi Darah
Keperwatan?
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Tranfusi Darah adalah darah lengkap atau memasukkan Komponen Dalam, sirkulasi darah ke. DENGAN tujuannya adalah mengembalikan Jumlah pendarahan setelah perdarahan Berat / Hebat, sel darah merah mengembalikan misalnya: anemia Berat, memberikan faktor faktor plasma hemolitik, Kadar Hb UNTUK meninggikan Dalam, Tubuh, UNTUK memnggantikan darah Yang Tidak Cocok PADA bayi, UNTUK menggantikan darah pasien Yang keracunan, Yang DENGAN darah baru, Misal Uraemi. Prinsip Umum Terapi tranfusi darah merupakan faktor Utama UNTUK Memperbaiki Kualitas Hidup mempertahankan murah. BAGI pasien penderita kanker, Gangguan hematoligi, Cedera (trauma) murah pembedahan walikota. Meskipun Result trus dapat membahayakan Ingat. Prinsip Umum Terapi tranfusi darah merupakan faktor Utama UNTUK Memperbaiki Kualitas Hidup mempertahankan murah. BAGI pasien penderita kanker, Gangguan hematoligi, Cedera (trauma) murah pembedahan walikota. Meskipun Result trus dapat membahayakan Ingat.
Tranfusi Darah adalah darah lengkap atau memasukkan Komponen Dalam, sirkulasi darah ke. DENGAN tujuannya adalah mengembalikan Jumlah pendarahan setelah perdarahan Berat / Hebat, sel darah merah mengembalikan misalnya: anemia Berat, memberikan faktor faktor plasma hemolitik, Kadar Hb UNTUK meninggikan Dalam, Tubuh, UNTUK memnggantikan darah Yang Tidak Cocok PADA bayi, UNTUK menggantikan darah pasien Yang keracunan, Yang DENGAN darah baru, Misal Uraemi. Prinsip Umum Terapi tranfusi darah merupakan faktor Utama UNTUK Memperbaiki Kualitas Hidup mempertahankan murah. BAGI pasien penderita kanker, Gangguan hematoligi, Cedera (trauma) murah pembedahan walikota. Meskipun Result trus dapat membahayakan Ingat. Prinsip Umum Terapi tranfusi darah merupakan faktor Utama UNTUK Memperbaiki Kualitas Hidup mempertahankan murah. BAGI pasien penderita kanker, Gangguan hematoligi, Cedera (trauma) murah pembedahan walikota. Meskipun Result trus dapat membahayakan Ingat.
B.
Indikasi
Indikasi tranfusi darah diantaranya adalah:
1.
Untuk memberikan volume darah yang adekuat.
2.
Mencegah syok hemoragik.
3.
Meningkatkan Kapasitas pembawa oksigen dari
darah.
4.
Mengganti trombosit atau faktor pembeku
darah untuk Pertahankan hemostasis.
C. Aturan
umum untuk tranfusi darah lengkap
Enam
aturan untuk tranfusi darah lengkap adalah sebagai berikut ini:
1.
Tranfusi darah lengkap - atasi perdarahan
akut masif murah.
2. Jangan diberikan jika Golongan darah ABO Tidak Diketahui.
3. Untuk yang telah kehilangan lebih dari 25% dari jumlah darah
total.
4. Gunakan konsentrat trombosit murah beku segar Plas (FFP) untuk
memperbaiki homeostasis yang terganggu.
5. Pemberian darah lengkap harus sama.
6. Darah lengkap di indikasikan untuk defisit simptomatik
pembawa syok hipovolemi oksigen.
D.
Tipe trombosit
Ada doa yaitu tipe Produk trombosit trombosit donor tunggal
multi donor trombosit murah. UNTUK memberikan tranfusi trombosit hitung
Maka, kemampuan fungsional Dari trombosit, Kondisi klinis pasien. Tranfusi
granulosit adalah penderita mengalami abnormalitas Jumlah Yang murah
fungsinya. Tranfusi masif adalah penggantian volume yang pendarahan Total
Dalam, periode 24 jam, Harus diobservasi DENGAN teliti, pemeriksaan
laboratorium dilakukan selama setelah tranfusi murah.
E.
Peralatan murah perlengkapan yang
digunakan untuk tranfusi darah
Peralatan Perlengkapan yang digunakan untuk tranfusi adalah:
1. Penghangat darah: gunakan mandi air hangat, kewaspadaan
www.klinik: hangatkan pendarahan dibawah keran udara panas, inkubator dalam,
microwave atau hemolisis.
2. Manset tekanan: paling umum digunakan alat untuk meningkatkan
kecepatan aliran selama tranfusi.
3. Alat infus elektronik: semua dianjurkan untuk tranfusi
pediatrik.
4. Penyaring, kewaspadaan www.klinik: jangan menggunakan set
penyaring darah selama lebih dari 4 jam, jika kecepatan aliran menurun> dari
satu unit darah, harus di ganti.
5. Selang, selang IV dipasang penyaring dapat terdiri dari : jalur
tunggal murah jalur tipe y (ganda).
F.
Protokol pemberian pendarahan murah
Komponen pendarahan
Protokol pemberian untuk pendarahan murah komponen darah tranfusi
sebelum:
1.
Periksa Dokter pesanan dengan tanggal
pemberian tranfusi yang benar.
2.
Periksa persetujuan.
3.
Dapatkan riwayat pasien tranfusi.
4.
Ikuti prosedur yang ditetapkan untuk tipe
murah pencocokkan Silang.
5.
Tempat buat jalur perifir atau jalur
patena.
6.
Pilih yang tepat selang.
7.
Personil Bank pendarahan - keluar darah
unit.
8.
personil keperawatan - keluar darah unit.
9.
Harus mengidentifikasikan produk darah,
nomer indentifikasi.
G.
Yang dilakukan pada saat memulai
tranfusi darah
Yang
dilakukan pada saat memulai tranfusi darah adalah sebagai berikut ini:
1.
Mulailah memberikan hasil ditemukan
pendarahan Dalam, 30 menit.
2.
Selama 15 menit Pertama - tunggui murah
amati pasien terhadap efek - efek merugikan.
3.
Kaji pasien terus - menerus, ukur tanda
penting dasar (sebelum murah sepanjang proses tranfusi).
4.
untuk infus komponem pendarahan yang banyak
- kateter tidak ada. 18.
5.
Vena kecil orang tua murah pakai no.23.
H. Tips
Mengatasi Masalah H.
Beberapa tips yang dapat dilakukan
adalh Yang sebagai berikut:
1.
Pertanyaan2 berikut njaluk.
2.
Apakah terdapat kekusutan Dalam, ditetapkan
pemberian.
3.
Jarum kateter atau Benar.
4.
Sudahkan di DENGAN irigasi salin normal.
5.
Sudahkan digunakan penyaring UNTUK 2 unit.
6.
Sudahkan kantung darah dirotasikan UNTUK
distribusikan isinya DENGAN rata.
7.
Kantung darah dirotasikan 36 Sampai 48 inci
diatas pungsi vena Tempat.
8.
Apakah klem putar njaluk diatur.
I.
Pasca transfusi
Yang dilakukan pada pasca tranfusi adalah sebagai berikut:
Yang dilakukan pada pasca tranfusi adalah sebagai berikut:
1.
Lengkapi Dokumentasi pasca tranfusi.
2.
Kembalikan formulir Telah dilengkapi
tranfusi darah ke Bank.
3.
Amati murah pantau Tanda - Tanda vital.
4.
Buang perlengkapan Sudah digunakan - anti
tembus murah tahan bocor.
5.
Tindak lanjuti pemeriksaan laboratorium
pasca tranfusi.
J.
Penetalaksanaan Reaksi tranfusi
Penatalaksanaan
Reaksi tranfusi adalah sebagai berikut :
1.
Hentikan tranfusi darah untuk membatasi
jumlah.
2.
Beritahu Dokter.
3.
Pertahankan Jalur IV tetap terbuka dengan
infus normal saline.
4.
Periksa label semua formulir murah
identifikasi pasien:? Benar.
5.
Laporkan Reaksi tranfusi dicurigai -
petugas bank yang pendarahan.
6.
Kirimkan Sampel darah Semua perangkatnya.
K.
Cara kerja Persiapan alat murah
1. Untuk contoh darah: botol Kecil Yang Bersih, Spuit Jarum
steril murah murah formulir pendarahan.
2. Untuk pemberian darah pasien Kepada: Siapkan alat-alat untuk pemasangan,
cairan garam fisiologis (NaCl 0,9%) Yang diperlukan.
3. Darah yang dibutuhkan sudah dicocokkan dengan darah pasien.
L.
Persiapan pelaksanaan murah
1. Pasien diberitahukan DENGAN seksama.
2. Untuk contoh darah, (menentukan golongan darah pasien),
diambil darah vena sebanyak kurang dari 3 lebih cc, hari lalu dimasukkan ke
botol dalam, yang sudah tersedia murah diberikan etiket yang jelas, formulir
permintaan darah diisi segera bersama murah dikirm contoh darah ke bank.
3. Bila pendarahan sudah ada: - lakukan pemasangan infus nacl
dengan cairan
4. Bila aliran / tetesan sudah lancar, slang infus dipindahkan
ke botol darah, caranya: dahulukan memindahkan ke botol infus gaul darah,
kemudian baru gaul udara.
5. Atur tetesan darah yang telah sesuai dengan ditentukan.
6. Bila sudah Selesai, atau masih dilanjutkan, Bila darah habis
gaul Udara Pindah ke botol infus.
BAB III
ASUHAN KEPERAWATAN TRANFUSI DARAH
ASUHAN KEPERAWATAN TRANFUSI DARAH
|
Tahap
|
RASIONALISASI
|
|
1.
Pengkajian
Kaji
integritas kulit murah keadaan vena
2.
Tujukkan pada pihak yang bersangkutan / RS tentang
pengelolaan darah
Cek
ukuran yamg digunakan pasien, biasanya nedle Nomor 18 murah 19 angiokateter
Ka ji riwayat
tranfusi Klien
3.
Kaji indikasi pemberian tranfusi (contoh Htmenurun)
4.
Memantau Tanda-Tanda penting Klien, catat Sebelum
pemberian tranfusi
Kaji
/ lihat Jenis tranfusi Yang dianjurkan oleh Dokter
|
peradangan atau infeksi tanda-tanda merupakan
kontraindikasi pemberian tranfusi farah pada rs pihak yang bersangkutan
mengelola prosedur murah kemanan pelaksanaan pemberian darah kateter
yang lebih gede dapat dilewati oleh molekul darah baru murah komponen yang
lebih gede melalui vena murah mencegah hemolisis
untuk mengobservasi reaksi tranfusi apabila terjadi reaksi
pd pasien dapat diantiapasi dengan pemberian antihistamin / anti peretik
untuk mencegah resiko lebih lanjut dengan mengetahui alasan
/ indikasi pemberian makan dapat dilakukan tranfsi evalusai secara sepesifik tanda
penting memantau merupakan tanda terjadinya reaksi tranfusi pemberian tranfusi
dilakukan sesuasi mandat dokter. cek kembali untuk mencegah komplikasi
|
Diagnosa keperawatan:
1.
Penurunan kardiak output.
2.
Difisit Volume Cairan.
3.
Volume Cairan Yang berlebihan.
Intervensi :
1. Keadaan
pasien Cairan seimbang
· Aktifitas pasien toleran.
· Kardiak Output MENINGKAT.
· Tidak Klien mengalami tranfusi.
· Tetesan Harus dipertahankan Sesuai program.
2. Keriteria
hasil
· Klien terbebas Dari Tanda murah gejala alergi Reaksi
tranfusi.
· Hb & Ht Dalam, keadaan yang normal.
· Tanda murah gejala peradangan / pleblitis Tidak ada.
3. Berikan
formulir murah Tanda persetujuan Klien.
4. Pesan
darah ke Bang pendarahan Yang Akan dianat beberapa Waktu Dalam, kemudian Waktu
Tidak Lebih Dari 30 menit.
5. Jelaskan
tentang tujuan pemberian Prosedur murah PADA pasien.
6. Anjurkan
pasien Kepada UNTUK Memberi Tahu Perawat Bila mengalami nafas pendek,
menggigil, sakit Kepala, Nyeri Tanda-Tanda murah bintik kemerahan PADA
kulit.
7. Bersama
Perawat Yang lain Kaji:
· Nama Klien murah murah indentitas cocokkan pada pak darah,
bank darah.
· Golongan darah Rh murah.
· Lakukan Palang pendarahan.
· Jenis resus Golongan darah pendonor murah.
· Nomor Unit RS.
· Tanggal murah Waktu pemberian darah.
· Jenis tranfusi cek Kembali Instruksi Dokter.
· Jika terjadi pembekuan darah Kembalikan ke Bank darah.
8. Catat
hasil pengontrolan
|
IMPLEMENTASI
|
RASIONALISASI
|
|
1.
Periksa Tanda-Tanda penting 30 menit Sebelum pemberian
tranfusi, lakukan peningkatan Suhu ke Dokter
|
Sebelum melakukan trenfusi Kepada Klien, amati temperatur,
nadi, tekanan darah, pernafasan, cek Reaksi DENGAN mencatat perubahan Tanda
penting
|
|
2.
Buang urin Klien murah kosongkan kantong urin
|
jika terjadi reksi tranfusi ambil contoh urine yang
dibutuhkan dari urin setelah dilakkan trenfusi pendarahan
|
|
3.
Cuci tangan murah gunakan tangan Schon Yang
disposibel
|
mengurangi tertularnya virus hiv, hepatitis, bakteri darah
|
|
1.
Pemberian tranfusi darah
a.
Pemberian untuk pada gaul(bercabang) ketiga klem dipasang
pesawat padaposisi off
b.
|
mempersiapkan pemberian darah dalam, gaul pemindahan klem
pada posisi dari untuk mencegah tumpahnya darah baru murah mencegah
pendarahan tersebut kerusaan
|
|
2.
Untuk gaul Yang bercabang
a.
M asukkan kedalam kantong 0,9% normal, Sali n.
b.
pemberian dengan unt makan gaul yang normal Salin 0,9%
|
menggnakan
gaul yang memungkinkan perawat dengan cepat memasukkan 0,9% normal,
salin kedalam pendarahan. cairandextrose tidak pernah digunakan karena
dapat menyebabkan pembekuan darah. dalam, pemberian normal salin perawat
menggunakan kava yang tetap atau patena. pada pelaksanaan gaul bercabang
seharusnya dapat diantisipasi pada berbagai tranfusi dengan mengikuti
petunjuk murah menlihat banyaknya unit yang dapat diberikan yang gaul sebelum
dirubah
|
|
c.
Buka klem pada gaul bercaang dengan menghubungkan kantong
normal, murah lepaskan klem salin yang tidak digunakan didalam kantong berisi
sampai gaul yang normal salin
|
berikan cairan mengalir dari kantong yang normal salin
ke kantong yang kosong
|
|
d.
Tutup klem pada gaul yang tidak digunkan
|
mencegah aliran infus yang cepat
|
|
e.
Putar sisi dari tetmapat menetes, biarkan sarngansebagai
bagian penutup
|
mencegah masuknya gelembung udara
|
|
f.
buka suatu bagian yang rendah dari peran klem murah
isi dengan gaul yang normal salin .
|
mengeluarkan semua gaul dari udara
|
|
g.
tutup bagian yang lebihrendah dari peran klem .
|
|
|
3.
Untuk pelaksanaan satu gaul
a.
|
mempersiapkan pelaksanaan penyaringan murah gaul berisi
darah
|
|
b.
|
melakukan dengan dengan cepat menghubungkan mulai dari
persiapan gaul gaul kateter infus ke vena intra
|
|
c.
Bila menggunakan satu gaul gaul pemberian pendarahan yang
lain berisi cairan nacl 0,9% dihubungkan dengan gaul pendarahan tersebut
murah gunakan plester sebagai sambungan pengaman
d.
Sambungkan ke tranfusi gaul gaul kateter untuk menjaga
keseterilan murah buka bagian yang terrendah dari klem
|
tranfusi darah tidak dapat menggunakan infus set biasa,
untuk mengurangi kerusakan darah
dengan melalui doa cara
dengan jarum
slang untuk iv dapat menyebabkan trauma yang pada sel,
masukkan darah melalui vena
|
|
4.
Perhatikan klem selama 15 - 30 menit setelah dipasang
transusi pertama pastikan jumlah tetesan 2 - 5 ml / menit
|
reaksi banyak, yang bisa terjadi 15-30 menit pertama dalam,
pada klien dengan trenfusi, pemasukan sedikit permulaan menurunkan volume
suara pada darah klien, akan memperkecil bahaya reaksi
|
|
5.
Memantau tanda penting setiap 5 menitpada 15 menit
pertama, selanjutnya setiap 15 menit setiap jam berikutnya dalam, satu macet sampai
semuah darah dimasukkan murah satu jam setelah pendarahan trenfusi
|
kewaspadaan terhadap perubahan tanda-tanda yang penting
ditandai reaksi sedini ujug
|
|
6.
Pasang infus sesusi instruksi dokter. darah pack sel
biasanya menyebar keseluruh tubuh setelah 1,5 -2 jam secara keseluruhan murah
mengalir keseluruh tubuh setelah 2-3 jam
|
kondisi klien akan teratur bila tetesan darah 10 tetes /
menit
|
|
7.
Lakukan spul gaul infus nacl dengan
|
sisa pemasukan darah lewat iv murah adanya nacl dapat
mencegah hemolisis
|
|
8.
|
untuk mengurang transmisi mikroorganisme
|
|
Evaluasi
|
|
|
1.
observasi reaksi: kedinginan, kemerahan, gatal, dispnoe,
kram murah bengkak
|
tanda-tanda dini reaksi infus
|
|
2.
Observasi klien murah kaji hasil laboratorium dapat
mencatat hasil untuk komponen pemberian darah
|
untuk mengkaji ada tidaknya perubahan fisiologis
|
|
3.
Memantau tempat pemasangan infus murah kaji keadaan
fisiologis setiap pengukuran tanda penting
|
mendeteksi adanya infeltrasi atau plebitis
|
|
4.
Hasil yang tidak bisa terjadi seperti diharapkan.
a.
klien menunjukkan tanda kedinginan, panas, urtuikaria,
dispnue, sakitkepala, nyeri dada
|
bila terjadi pendarahan donor tidak sesuai dengan resipien
|
|
b.
gejala syok anafilaktik: hipertensi takikardi, kemerahan,
kesdran menurun kardiak ares
|
walaupun jarang terjadi kesalahan trus biasanya karena pada
bank darah atau salah pemberian / tertukar
|
|
c.
tanda overload cairan: dispnoe, takikardi, takipnoe,
cracless
|
banyaknya seldarah menarik cairan merah ke dalam, karena
penambahan tekanan vaskuler osmotik
|
|
d.
infiltarsi murah flebitis terjadi pada kava
|
terjadi pada lokasi infus
|
Pencatatan Pelaporan murah :
Mencatat tipe murah jumlah pendarahan serta pemberian
tanggung klien terhadap trenfusi darah biasanya pencatatan tranfusi dibuat
terpisah folow up :
1. Reaksi
tranfusi
a. Hentikan
pendarahan segera ikuti anjuran murah.
b. Pelihara
keadaan infus nacl dengan.
c. Kembalikan
ke bank pendarahan pendarahan.
2. Syok
anaphilatic
a. Ketidak
lancaran tranfusi.
b. Panggil
Petugas Imergensi.
c. Bila
mintak cpr.
d. Pelihara
keadaan IV.
3. Kelebihan
cairan
a. Lambatkan
Atau Berhenti Cairan.
b. Turunkan
Kepala Klien.
c. Berikan
deuritik, morfin, O2 sesuai anjuran.
4. Infiltrasi
atau infeksi pada lokasi infus
a. pasang
infus kembali pada tempat lain.
b. mengadakan
penilain untuk menurunkan infiltrasi atau inflamasi.
5. Secara
perlahan atau menggoyang bagian bagian infus dapat mencegah timbulnya kepadatan
cairan. pemberian NaCl secara bersamaan dengan infus darah dapat
mencairkan darah kental yang terlalu.
BAB IV
PENUTUP
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Tranfusi darah adalah darah lengkap
atau memasukkan komponen dalam, sirkulasi darah ke. dengan tujuannya
adalah mengembalikan jumlah pendarahan setelah perdarahan berat / hebat, sel
darah merah mengembalikan misalnya: anemia berat, memberikan faktor faktor
plasma hemolitik, kadar hb untuk meninggikan dalam, tubuh, untuk memnggantikan
darah yang tidak cocok pada bayi, untuk menggantikan darah pasien yang
keracunan, yang dengan darah baru, misal uraemi. sekali yang banyak,
njaluk d perhatikan tranfusi darah dalam, diantaranya, indikasi, aturan umum
tranfusi darah untuk lengkap, tipe trombosit, murah peralatan perlengkapan yang
digunakan untuk tranfusi, protokol pemberian darah murah komponen darah, yang
dilakukan pada saat memulai tranfusi darah, kiat-kiat mengatasi masalah, yang
dilakukan pasca transfusi, penetalaksanaan reaksi tranfusi, cara kerja murah
persiapan alat, persiapan pelaksanaan tranfusi darah murah.
DAFTAR PUSTAKA
Carpenito, Lynda
Juall. . 1998 . Diagnosa Keperawatan Edisi 6 Jakarta: EGC
Stockslager, Jaime L., 2008. Asuhan Keperawatan Geriatrik Edisi 2 . Jakarta:
EGC
ngaco nih ejaannya...puyeng saya bacanya.....
BalasHapusbenerin lagi min, biar manfaatnya kerasa....